Museum Ullen Sentalu

Boyong Kaliurang Sleman | ullensentalu.com | info@ullensentalu.com | 0274 880158, 895161 | fax 0274 881734
Museum Ullen Sentalu diresmikan KGPAA Paku Alam VIII pada 1 Maret 1997. Nama Ullen Sentalu merupakan kependekan Ulating Blencong Sejatine Tataning Lumaku, bermakna realitas sejati perjalanan hidup manusia. Museum ini mengoleksi batik motif kuno, lukisan, serta foto keluarga raja-raja Surakarta dan Yogyakarta. Batik merupakan koleksi terbaik museum ini dan dipamerkan di tiap ruangan.
Terletak di lereng gunung Merapi dengan ketinggian lebih dari 875 dpl, bangunan didesain gaya Jawa-Belanda. Pembangunan menggunakan konsep in the field architectural atau tanpa cetak biru. Terdapat dua area utama: Guwa Selo Giri dan Kampung Kambang (terdiri dari Bale Sekar Kedhaton, Pendopo Penganting Yogya, Ruang Batik Pesisiran, dan Ruang Batik Yogyakarta).
Pendirian museum diprakarsai Haryono, seorang pengusaha batik dan tekstil batik. Bermula pada 1970-an, dimana batik mulai diburu kolektor. Kecintaan pada batik mendorongnya mendirikan Yayasan Ulating Blencong, lembaga pelestarian benda seni Jawa, riset dan pengembangan museum. Niat tersebut disambut kerabat Mangkunegaran dan Paku Alam, di antaranya bersedia menjadi penasihat, antara lain Susuhunan Paku Buwono XII, KGPAA Paku Alam VIII, GPH Poeger, GRAy Siti Nurul Kamaril Ngasarati Kusumawardhani, Ny. Hartini Sukarno, KPDR Samuel Wedyaningrat, dan D.S.B. Konk.
Museum Ullen Sentalu buka selasa sampai minggu jam 09.00-15.30. Tarif masuk mahasiswa 10 ribu rupiah, umum 20 ribu rupiah, dan wisatawan asing 36 ribu rupiah. Tersedia beberapa fasilitas lain, yakni taman, art shop, galeri dan restoran.
Sumber: ullensentalu.com | Kompas
Foto: Jhe/Gelaran Almanak
Popularity: 1%

