RSS

Indeks Tokoh A-Z : A | B | C | D | E | F | G | H | I | J | K | L | M | N | O | P | Q | R | S | T | U | V | W | X | Y | Z

RSSDaftar artikel pada kategori "Tokoh"

Y.B. Mangunwijaya

Y.B. Mangunwijaya

Ambarawa, 1929-1999 | Manusia beragam predikat—pastur, pendidik, insinyur, sastrawan, kolumnis, sejarawan, pemikir, humanis, arsitek—itu bernama lengkap Yusuf Bilyarta Mangunwijaya. Namun ia biasa dipanggil Romo Mangun. Lahir 6 Mei 1929 di Ambarawa Jawa Tengah, Mangunwijaya kerap berpindah kota. Selesai dari Hollandesch Inlandsche Scholl (HIS) Fransiscus Xaverius Magelang 1943, ia meneruskan SMP di Yogyakarta hingga 1947. Tiga tahun masa SMA, ia habiskan di Santo Albertus B Malang.

Eko Nugroho

Eko Nugroho

Yogyakarta, 1977 | Eko Nugroho populer sebagai penggagas sekaligus presiden The Daging Tumbuh. Kompilasi 6 bulanan yang memuat segala jenis bentuk seni rupa. Jika ingin memahami Daging Tumbuh (DGTMB) maka pahamilah Eko Nugroho. Namanya mulai muncul saat pameran di Galeri Cemeti. Tokoh seperti mutan dengan tubuh campur aduk mendominasi ruang pamernya yang bertajuk “Bercerobong”.

Sukasman

Sukasman

Yogyakarta, 1937-2009 | Ia bisa saja sangat kaya karena banyak orang memburu wayangya, tapi ia memilih hidup sederhana. Dan ketika UNESCO menetapkan wayang sebagai salah satu pusaka dunia non benda, sedikit banyak itu karena andil Sukasman. Dialah sang kreator Wayang Ukur Yogyakarta.

Joni ‘Wiono’ Ramlan

Joni ‘Wiono’ Ramlan

Joni adalah seorang pelukis yang tertarik pada obyek-obyek yang cenderung archaic, yang mengguratkan narasi sejarah dibaliknya. Joni mengubah problematika masa lalu, untuk karya-karya seni lukisnya, dengan perenungan, kedalaman, dan penuh penghayatan”(Suwarno Wisetrotomo, Kurator)

Nyoman Batuan

Nyoman Batuan

Jakarta -Awalnya, perupa Dewa Nyoman Batuan dikenal dengan ikon Mandala yang menjadi ciri khas dalam setiap karyanya. Dengan ikon Mandala itu, ia kemudian mengusung tema tradisi dan alam Pulau Dewata yang eksotik dalam karya-karyanya.

Jumartono

Jumartono

Perjalanannya sebagai seorang pelukis diawali ketika Jumartono kecil melihat aktivitas sehari-hari seorang tetangganya, Masbukhin, yang juga berprofesi sebagai pelukis.

Mufi Mubaroh

Mufi Mubaroh

Perupa alumni Seni Rupa Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya ini sehari-harinya berkarya di studio seni rupa kampus STKW. Ia nyaris tidak memiliki waktu cukup untuk mengendapkan pikiran maupun ide-ide kreatifnya.

Suwarno Wisetrotomo

Suwarno Wisetrotomo

Khususnya dunia kuratorial dan kritik seni, lulusan S2 Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Program Studi Sejarah dan Mahasiswa/Peserta Program Doktor (S3) ini tak bisa menampiknya. Di samping memerankan diri pada ranah itu, ia juga diperankan oleh masyarakat seni rupa. Ia memerankan diri karena sejak awal ia sering membuat tulisan dan kritik terhadap karya seni. Sedangkan kata kurator sendiri menurutnya merupakan kosa kata dan kosa kerja baru dalam dunia Seni rupa Indonesia. Baru muncul sekira 15 sampai 20 tahun yang lalu. Jim Supangkat adalah orang yang pertama kali menghadirkan diri sebagai kurator di Indonesia.

  • Halaman 1 dari 3
  • 1
  • 2
  • 3
  • >