RSS
Y.B. Mangunwijaya
Diposkan oleh gusmuh pada July 20, 2010  |  Komentar

Y.B. Mangunwijaya

Ambarawa, 1929-1999 | Manusia beragam predikat—pastur, pendidik, insinyur, sastrawan, kolumnis, sejarawan, pemikir, humanis, arsitek—itu bernama lengkap Yusuf Bilyarta Mangunwijaya. Namun ia biasa dipanggil Romo Mangun. Lahir 6 Mei 1929 di Ambarawa Jawa Tengah, Mangunwijaya kerap berpindah kota. Selesai dari Hollandesch Inlandsche Scholl (HIS) Fransiscus Xaverius Magelang 1943, ia meneruskan SMP di Yogyakarta hingga 1947. Tiga tahun masa SMA, ia habiskan di Santo Albertus B Malang.

Selengkapnya

Eko Nugroho
Diposkan oleh gusmuh pada July 13, 2010  |  Komentar

Eko Nugroho

Yogyakarta, 1977 | Eko Nugroho populer sebagai penggagas sekaligus presiden The Daging Tumbuh. Kompilasi 6 bulanan yang memuat segala jenis bentuk seni rupa. Jika ingin memahami Daging Tumbuh (DGTMB) maka pahamilah Eko Nugroho. Namanya mulai muncul saat pameran di Galeri Cemeti. Tokoh seperti mutan dengan tubuh campur aduk mendominasi ruang pamernya yang bertajuk “Bercerobong”.

Selengkapnya

Sukasman
Diposkan oleh gusmuh pada July 09, 2010  |  Komentar

Sukasman

Yogyakarta, 1937-2009 | Ia bisa saja sangat kaya karena banyak orang memburu wayangya, tapi ia memilih hidup sederhana. Dan ketika UNESCO menetapkan wayang sebagai salah satu pusaka dunia non benda, sedikit banyak itu karena andil Sukasman. Dialah sang kreator Wayang Ukur Yogyakarta.

Selengkapnya

Joni ‘Wiono’ Ramlan
Diposkan oleh dianasasa pada May 21, 2010  |  Komentar

Joni ‘Wiono’ Ramlan

Joni adalah seorang pelukis yang tertarik pada obyek-obyek yang cenderung archaic, yang mengguratkan narasi sejarah dibaliknya. Joni mengubah problematika masa lalu, untuk karya-karya seni lukisnya, dengan perenungan, kedalaman, dan penuh penghayatan”(Suwarno Wisetrotomo, Kurator)

Selengkapnya

Nyoman Batuan
Diposkan oleh dianasasa pada May 16, 2010  |  Komentar

Nyoman Batuan

Jakarta -Awalnya, perupa Dewa Nyoman Batuan dikenal dengan ikon Mandala yang menjadi ciri khas dalam setiap karyanya. Dengan ikon Mandala itu, ia kemudian mengusung tema tradisi dan alam Pulau Dewata yang eksotik dalam karya-karyanya.

Selengkapnya

Jumartono
Diposkan oleh admin pada May 16, 2010  |  1 Komentar

Jumartono

Perjalanannya sebagai seorang pelukis diawali ketika Jumartono kecil melihat aktivitas sehari-hari seorang tetangganya, Masbukhin, yang juga berprofesi sebagai pelukis.

Selengkapnya

RSSHeadline

Membaca Rupa

Membaca Rupa

RIADI NGASIRAN l Ruang-ruang pameran adalah perhelatan kreativitas untuk menyampaikan pesan-pesan. Seniman menghadirkan pertanggungjawabannya kepada publik dan publik berkesempatan menimbang, memberikan penafsiran, atau mungkin mempergulatkan pengalaman personal dalam menghayati karya tersebut. Kedalaman atau kedangkalan sebuah interpretasi segera tampak dari seberapa jauh seseorang mempunyai pengalaman membaca sekaligus mengasah wawasan.

Museum Romo Mangun

Museum Romo Mangun

Museum Romo Mangun dibangun atas inisiatif warga sekitar, mengenang “pahlawan” mereka Yusuf Bilyarta Mangunwijaya, sepeninggalnya 10 Februari 1999. Tokoh arsitektur Indonesia ini berjasa besar atas dibangunnya kompleks “perumahan” Code, dia menyelamatkan warga dari penggusuran.

Rupa-Rupa Celeng Seni Rupa

Rupa-Rupa Celeng Seni Rupa

MUHIDIN M DAHLAN | Di dunia seni rupa, ada dua perupa yang menjadikan celeng-yang-sama-dengan-babi itu sebagai medan eksplorasi kreatifnya. Perupa pertama, Djoko Pekik. Perupa kedua, Putu Adi Gunawan. Yang satu sudah uzur, yang satunya lagi masih muda. Tapi celeng dua-duanya gempal dan bulat, seperti dua watak celeng novelis Inggris George Orwell dalam Animal Farm.

Komik Daging Tumbuh

Komik Daging Tumbuh

Menikmati Daging Tumbuh tak sekadar menikmati sebuah kompilasi seni visual (komik) dalam bentuk buku. Daging Tumbuh mengajak menikmati idiom-idiom baru, plesetan makna, kebebasan bermain-main, dan berkreasi di luar isi kompilasinya sendiri.

Heri Pemad Art Management

Heri Pemad Art Management

Sejumlah manajemen seni muncul pascareformasi. Salah satunya Heri Pemad Art Management (HPAM). Sebuah usaha berfokus mendukung pelbagai kegiatan seni rupa. Sejak 2001 HPAM mencari bibit baru, yakni seniman berpotensi dan memiliki berbakat. Mengajak kerja sama, sehingga dapat menjadi seniman cakap dan profesional.

Bentara Budaya

Bentara Budaya

Eksistensi Bentara Budaya Yogyakarta melekat dengan corak kerakyatan. Balai ini jauh dari kesan elit. Terbuka untuk semua orang, dari golongan terendah sekalipun. Pernah gelandangan dan tukang becak meramaikan acara BBY. Balai ini juga tak risih menampilkan dangdut, kesenian panggung yang dianggap selera kelas bawah.

Bola-Bola Seni Rupa

Bola-Bola Seni Rupa

MUHIDIN M DAHLAN | Masriadi memang mengolok-olok sepak bola Indonesia yang jago kandang. Dan, olok-olok Masriadi itu menemukan konfirmasinya. Ya, betapa perkasanya klub semacam Sriwijaya FC yang memenangkan dua liga sekaligus di Indonesia, namun ketika bertanding di Liga Champions Asia (LCA) 2009 dilumat wakil China Shandong Luneng 5-0 di Stadion Shandong Provincial, pada 17 Maret 2009.

Menelisik Keramik, Merangkai Sejarah

Menelisik Keramik, Merangkai Sejarah

Berbagai laporan dan dokumentasi kuno menyebutkan, di perairan Indonesia yang luasnya 5,8 juta km persegi dan memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia (81.000 km), puluhan ribu kapal tenggelam . Kapal-kapal karam beserta muatan berharganya, dari abad ke-4 sampai dengan Perang Dunia II, tentu menjadi peninggalan budaya bawah air yang menarik dikaji.